Saturday, January 22, 2011

SEPI





Manik jernih kian menitis
Dari sang mata yang melayu
Terkenang masa lalu
Yang penuh kelalaian


Hanya kepadaMu
Tempat ku mengadu
Segala resah gelisahku
Moga tenang hatiku


Semakin meninggi umur
Semakin aku takut dengan masa depanku
Bagaimanakah ia?
Tidak tercapai akalku
Hanya mampu berserah
Pada yang lebih mengetahui


Tiap hari hati berlagu
Meminta kasih dan sayang
Tapi siapa yang mampu mendengar
Ia sekadar jeritan batin


Syahdu hati di malam hari
Bersama deru angin
Yang kian mengerti
Betapa aku sepi sendiri


Tidak ingin bertegang urat
Apatah lagi bermusuh
Cukup sudah segalanya
Biarkan ia terkubur disanubariku

-----------------------------------

YF : Aku tetap aku

No comments:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...